Tinggal di perumahan bisa menjadi keinginan sebagian orang. Karena ada penilaian terkait bagaimana kelebihan jika dapat tinggal di perumahan. Promosi para developer serta mendapat cerita pengalaman langsung bisa membuat orang semakin tertarik untuk tinggal di perumahan ideal.

Lantas, apakah kriteria perumahan yang ideal? Apakah rumahnya harus memiliki dapur terbuka yang luas, garasi mobil dan sebagainya? Ternyata kriteria ini sudah ada penetapannya. Baik melalui peraturan daerah maupun berdasarkan pemahaman arsitek pembangunan. Karena itu, tidak ada salahnya jika Anda mengetahui bagaimana kriteria perumahan yang ideal dengan benar.

Meskipun mengetahui kriteria perumahan yang ideal dari promosi dan iklan juga tidak ada salahnya. Namun bisa saja iklan, promosi, cerita pengalaman orang-orang tidak lepas dari kepentingan dan subjektivitas yang berbeda dari ekspektasi kita.

Definisi Perumahan

Lingkungan Perumahan yang Ideal, sumber : CitraGarden City Malang
Lingkungan Perumahan yang Ideal, sumber : CitraGarden City Malang

Menurut Undang-Undang Nomor 4 tahun 1992 tentang perumahan dan permukiman, perumahan diartikan sebagai kelompok rumah yang berfungsi sebagai lingkungan tempat tinggal atau lingkungan hunian yang dilengkapi dengan sarana dan prasarana. Sarana dan prasarana inilah yang menjadi kelebihan tersendiri.

Sarana di lingkungan perumahan bisa berupa sekolah, tempat ibadah, transportasi, pusat perbelanjaan, taman dan lainnya. Berbagai sarana ini bisa jadi sulit diakses apabila tidak tinggal di perumahan. Lingkungan perumahan juga terkadang memiliki fasilitas pengelolaan sampah, kemanan lingkungan dan lainnya.

Mengenai prasarana, biasanya berwujud konsep tinggal bersama yang disepakati. Bagaimana interaksi sosial dengan lingkungan dan warga perumahan, interaksi ekonomi juga budaya, semuanya cenderung sedikit berbeda dibandingkan dengan lingkungan selain perumahan meskipun ada kemungkinan sama.

Persyaratan Pemukiman dan Perumahan

Untuk Anda yang ingin tahu bagaimana seharusnya perumahan dibangun, bukan hanya dari sisi bentuk rumahnya, tetapi juga lingkungannya, semuanya terdapat pada aturan yang berlaku. Menurut Keputusan Menteri Kesehatan (Kepmenkes) No. 829/Menkes/SK/VII/1999, perumahan dan pemukiman perlu memenuhi kriteria sebagai berikut :

1) Lokasi

  1. Tidak terletak pada daerah rawan bencana alam seperti bantaran sungai, aliran lahar, tanah longsor, gelombang tsunami, daerah gempa, dan sebagainya;
  2. Tidak terletak pada daerah bekas tempat pembuangan akhir (TPA) sampah atau bekas tambang;
  3. Tidak terletak pada daerah rawan kecelakaan dan daerah kebakaran seperti jalur pendaratan penerbangan.

2) Kualitas udara

Kualitas udara ambien di lingkungan perumahan harus bebas dari gangguan gas beracun dan memenuhi syarat baku mutu lingkungan sebagai berikut :

  1. Gas H2S dan NH secara biologis tidak terdeteksi;
  2. Debu dengan diameter g maksimum 150g/mm kurang dari 103
  3. Gas SO2 maksimum 0,10 ppm
  4. Debu maksimum 350 mm3/m2 per hari.

3) Kebisingan dan getaran

  1. Kebisingan dianjurkan 45 dB.A, maksimum 55 dB.A;
  2. Tingkat getaran maksimum 10 mm/detik.

4) Kualitas tanah di daerah perumahan dan pemukiman

  1. Kandungan Timah hitam (Pb) maksimum 300 mg/kg
  2. Kandungan Arsenik (As) total maksimum 100 mg/kg
  3. Kandungan Cadmium (Cd) maksimum 20 mg/kg
  4. Kandungan Benzo(a)pyrene maksimum 1 mg/kg

5) Prasarana dan sarana lingkungan

  1. Memiliki taman bermain untuk anak, sarana rekreasi keluarga dengan konstruksi yang aman dari kecelakaan
  2. Memiliki sarana drainase yang tidak menjadi tempat perindukan vektor penyakit
  3. Memiliki sarana jalan lingkungan dengan ketentuan konstruksi jalan tidak mengganggu kesehatan, konstruksi trotoar tidak membahayakan pejalan kaki dan penyandang cacat, jembatan harus memiliki pagar pengaman, lampu penerangan jalan tidak menyilaukan mata
  4. Tersedia cukup air bersih sepanj ang waktu dengan kualitas air yang memenuhi persyaratan kesehatan;
  5. Pengelolaan pembuangan tinja dan limbah rumah tangga harus memenuhi persyaratan kesehatan;
  6. Pengelolaan pembuangan sampah rumah tangga harus memenuhi syarat kesehatan
  7. Memiliki akses terhadap sarana pelayanan kesehatan, komunikasi, tempat kerja, tempat hiburan, tempat pendidikan, kesenian, dan lain sebagainya;
  8. Pengaturan instalasi listrik harus menjamin keamanan penghuninya;
  9. Tempat pengelolaan makanan (TPM) harus menjamin tidak terjadi kontaminasi makanan yang dapat menimbulkan keracunan.

6) Vektor penyakit

  1. Indeks lalat harus memenuhi syarat;
  2. Indeks jentik nyamuk dibawah 5%.

7) Penghijauan

Pepohonan untuk penghijauan lingkungan pemukiman merupakan pelindung dan juga berfungsi untuk kesejukan, keindahan dan kelestarian alam.

Lingkungan Perumahan yang Asri, sumber : Arsitag
Lingkungan Perumahan yang Asri, sumber : Arsitag

Tips Mencari Perumahan Ideal

Tentu saja tidak ada perumahan yang ideal. Namun kita bisa menemukan perumahan yang memenuhi sebagian besar ekspektasi kita untuk menjadi tempat tinggal yang baik. Lantas, saat mencari perumahan, apa yang menjadi kriteria Anda? Simak tipsnya berikut ini.

1. Keamanan Lingkungan

Setelah merasa cocok dengan tipe bangunan yang dipilih, Anda perlu mempertimbangkan keamanan lingkungannya. Saat ini para developer membangun perumahan dengan one gate system. Tujuannya tentu saja untuk memudahkan menjaga keamanan.

2. Jangkauan Fasilitas Publik

Hal selanjutnya adalah berkaitan dengan fasilitas publik. Salah satu contohnya adalah rumah sakit. Anda bisa mempertimbangkan lokasi perumahan yang dapat memudahkan untuk menjangkau rumah sakit. Tentu saja bukan cuma rumah sakit, pusat perbelanjaan, kantor-kantor dan yang sejenisnya.

3. Kebersihan Lingkungan

Biasanya perumahan dibuat dengan susunan tertentu serta berdampingan. Karenanya, akan sangat terasa apabila kebersihan lingkungannya tidak terjaga. Maka, Anda perlu mencari informasi bagaimana pengelolaan sampah, saluran pembuangan air dan hal lain yang berkaitan dengan kebersihan lingkungannya.

4. Keasrian Lingkungan

Keasrian lingkungan menjadi salah satu faktor kenyamanan tinggal di lingkungan perumahan. Semakin sedikit ruang hijaunya, maka rumah-rumah di lingkungan semacam ini akan lebih terasa panas. Maka, semakin asri lingkungannya apalagi jika terdapat ruangan hijau seperti taman dengan pepohonan, bisa dipastikan Anda akan lebih nyaman.

5. Akses Transportasi Mumpuni

Perumahan di lingkungan padat penduduk yang menjadi salah satu masalahnya adalah akses transportasinya. Anda bisa mempertimbangkan, apakah ingin tinggal di perumahan yang jauh dari jalan atau dekat dengan jalan. Begitu juga terkadang ada yang membutuhkan area perumahan yang dekat dengan Tol. Semua menurut kriteria kebutuhan masing-masing.

Itu dia beberapa informasi terkait perumahan ideal. Semoga tips mencari perumahan yang ideal di atas dapat bermanfaat untuk Anda. Simak berbagai ulasan menarik seputar rumah dan perumahan di halaman rumah subsidi Serang.