Plafon atau langit-langit merupakan bagian dari konstruksi bangunan yang berfungsi sebagai lapisan yang membatasi tinggi suatu ruangan. Bahan yang biasa dipakai dalam pembuatan plafon cukup bervariasi misalnya kayu, triplek, melamin, hingga saat ini yang populer digunakan adalah gypsum. Plafon rumah gypsum juga berfungsi untuk keamanan, kenyamanan, serta keindahan di suatu ruangan.

Pada umumnya, plafon digunakan untuk mencegah hawa panas maupun dingin agar tidak langsung masuk ke dalam ruangan setelah melewati atap. Namun seiring dengan perkembangan zaman, saat ini plafon tidak hanya sekadar digunakan sebagai penghambat hawa panas atau dingin, tetapi juga digunakan sebagai hiasan untuk mempercantik interior rumah atau suatu bangunan lainnya.

Pengertian dari gypsum sendiri ialah salah satu jenis mineral dengan kadar kalsium yang tinggi. Mineral tersebut memiliki berbagai manfaat dalam sektor kehidupan misalnya saja sebagai bahan obat-obatan, produk kecantikan, hingga material bangunan. Bahkan anda dapat memanfaatkan gypsum untuk dijadikan sebagai bahan utama pembuatan plafon di rumah, agar menunjang interior menjadi lebih menawan.

Mengenal plafon rumah gypsum, Sumber : pagarbesi.com
Mengenal plafon rumah gypsum, Sumber : pagarbesi.com

Saat anda membangun atau membeli rumah subsidi Serang, anda dapat menambahkan gypsum sebagai plafon. Selain berbentuk papan, gypsum juga ada yang berbentuk batang yang biasanya digunakan agar bangunan terlihat cantik. Gypsum juga dapat dimanfaatkan sebagai dinding untuk sebuah bangunan. Ukuran gypsum yang digunakan untuk langit-langit, biasanya berukuran lebih kecil dibandingkan untuk dinding.

Manfaat dari Gypsum

Ada beberapa hal yang perlu anda ketahui, bahwa gypsum tidak hanya bermanfaat untuk plafon saja. Namun ada manfaat lain dari gypsum yang digunakan untuk urusan pembangunan, yakni sebagai berikut.

  • Sebagai bahan untuk pembuatan plafon yang estetik.
  • Digunakan sebagai sekat dinding rumah yang dapat mempercantik interior.
  • Sebagai ornamen dekoratif pada dinding, termasuk dinding yang digunakan pada kamar mandi.
  • Sebagai bahan pembuatan lapangan tenis.
  • Gypsum dapat dijadikan sebagai perekat atau plester.
  • Dapat digunakan sebagai bahan pembuatan semen.

Pada industri konstruksi dan bahan bangunan, gypsum dimanfaatkan sebagai pelapis interior untuk dinding dan plafon seperti yang telah disebutkan sebelumnya. Papan gypsum ini telah diperkenalkan kepada khalayak ramai sejak ratusan tahun yang lalu, dan mulai saat itu juga papan gypsum dipercaya sebagai bahan alternatif lain bagi interior bangunan.

Di Indonesia sendiri, material gypsum ini sangat mudah ditemui di daerah seperti Kalimantan dan Jawa Barat. Namun hingga saat ini, pemanfaatan dari gypsum di negara ini belumlah maksimal. Hal tersebut sangatlah disayangkan, karena mengingat keuntungan dari pemakaian papan gypsum ini sangatlah banyak, seperti perawatan yang mudah serta harga yang terjangkau dan ekonomis.

Gypsum sebagai bahan pembuatan plafon, Sumber : asiabengkellas.net
Gypsum sebagai bahan pembuatan plafon, Sumber : asiabengkellas.net

Kelebihan dari Gypsum

Seperti yang telah disinggung sebelumnya, bahwa dalam penggunaannya plafon gypsum ini memiliki beberapa kelebihan yang dapat anda jadikan pertimbangan. Kelebihan-kelebihan dari gypsum tersebut ialah sebagai berikut.

1. Dapat Menambah Keindahan Interior

Saat ini banyak sekali rumah-rumah modern pada umumnya memasang plafon yang terbuat dari papan gypsum. Hal tersebut dilakukan karena melihat nilai estetika yang dihasilkan dari gypsum sangatlah menawan. Selain itu langit-langit rumah jadi terlihat rapi, rata serta mulus seperti tidak ada sambungan sama sekali.

Penggunaan gypsum juga sangat mudah untuk dibentuk menjadi beraneka ragam tipe plafon. Mulai dari yang konvensional hingga ada berwujud katedral. Selain itu, plafon gypsum ini juga dapat menjadi indikator yang baik apakah atap rumah anda mengalami kebocoran atau tidak.

2. Memiliki Banyak Variasi

Pada dasarnya plafon gypsum iini memiliki berbagai macam variasi yang sangatlah banyak, terlebih untuk aksesori di bagian sudut, tengah, hingga lisnya. Gypsum juga memiliki warna serta ukuran yang berbeda-beda, hal tersebut dapat mempermudah dalam memilih plafon gypsum tipe mana yang cocok untuk memenuhi kebutuhan anda.

Gypsum yang  ada di pasaran umumnya memiliki bentuk lembaran dengan ukuran 120 cm x 240 cm. Namun, ada juga produsen yang memproduksi dalam ukuran tertentu dengan tingkat ketebalan yang bervariasi diantaranya ialah 9 mm hingga 15 mm dengan ketebalan ideal 9 mm. Proses pemilihan plafon gypsum inipun dituntut untuk lebih teliti, maka dari itu disarankan untuk meminta bantuan dari orang yang ahli gypsum sebelum anda memasangnya.

3. Mudah Untuk Diperbaiki

Kelebihan selanjutnya dari plafon rumah gypsum ini adalah apabila terjadi kerusakan pada bagian tertentu, material ini sangatlah mudah diperbaiki. Selain itu anda tidak perlu untuk membongkarnya secara total. Jadi cukup pada bagian yang rusak saja, hanya dengan dipotong atau diplester pada bagian yang rusak tersebut.

4. Proses Pemasangan Cepat

Apabila anda sedang terburu-buru oleh waktu pada saat proses pembangunan rumah baru dan dituntut menyelesaikannya dalam waktu yang cepat, maka memilih menggunakan plafon gypsum merupakan hal yang disarankan. Alasannya karena jika dibandingkan dengan jenis plafon lainnnya, material gypsum ini memiliki proses pengerjaan yang lebih cepat dan mudah.

Desain dari plafon rumah gypsum, Sumber : hargamaterialpromo.com
Desain dari plafon rumah gypsum, Sumber : hargamaterialpromo.com

Kekurangan Plafon Gypsum

Ada kelebihannya, maka tentu saja ada kekurangannya pula. Walaupun gypsum merupakan jenis plafon yang bagus, namun material ini juga memiliki kekurangan diantaranya sebagai berikut.

1. Tidak Tahan Terhadap Benturan

Plafon gypsum ini memiliki kekurangan yang rentan terhadap benturan. Struktur dari gypsum yang rapuh membuatnya tidak tahan terhadap benturan keras. Oleh sebab itu, anda harus menjaga plafon gypsum supaya aman dan terhindar dari berbagai jenis benturan.

2. Tidak Tahan Terhadap Air

Dibandingkan dengan jenis plafon lainnnya, gypsum ini merupakan material yang sangat rentan terhadap air. Apabila terjadi rembesan air dari atap mengenai plafon, bisa saja tidak hanya meninggalkan noda bercak di permukaan gypsum, namun juga dapat membuat plafon hancur. Jika bagian plafon yang hancur tidak sedikit, maka tidak menutup kemungkinan bahwa plafon tersebut sewaktu-waktu dapat roboh.

3. Pastikan Penyokong Kuat

Pastikan lagi saat memasang plafon gypsum, terlebih dahulu memasang penyokong yang kuat alasannya karena material ini rentan retak. Apabila penyangganya tidak kuat, maka besar kemungkinan plafon gypsum dapat roboh, bahkan pada saat tidak ada kebocoran pada atap sekalipun.

Keindahan gypsum sebagai plafon rumah, Sumber : indojayatruss.com
Keindahan gypsum sebagai plafon rumah, Sumber : indojayatruss.com

Sekian informasi yang dapat kami sampaikan mengenai plafon rumah gypsum. Semoga apa yang telah kami sampaikan di atas dapat bermanfaat serta menambah wawasan. Anda juga dapat menyimak artikel lain seputar tips membasmi rayap atau informasi lainnya yang dapat anda akses di laman website Graha Dalung Residence.